Seberapa jauh kamera iPhone 12 Pro vs DSLR paling baru?

Dalam tulisan ini disajikan video berjudul "Seberapa jauh kamera iPhone 12 Pro vs DSLR paling baru?". Silakan ditonton videonya secara untuk memperoleh informasi yang lebih lengkap. Mudah-mudahan informasi dari website ini berguna bagi semua pengunjung.



Seberapa jauh kamera iPhone 12 Pro vs DSLR paling baru?



Judul: Seberapa jauh kamera iPhone 12 Pro vs DSLR paling baru?
Tanggal:20 Nov 2020
Durasi: 9.32
Like:32rb
Bit Rate:128 kbps
Hits:1.111.997 x ditonton


Tonton di Youtube


Komentar:
- Salut sama editor + camera man nya bisa ngambil set background yang unik dan berkesan
(diedit) - Hp didukung teknologi AI. ada kemungkinan di masa depan, bisa dikembangkan kemampuan image processing yg menutupi kelemahan dari ukuran sensor dan lensa. Seperti halnya google pixel bisa hasilkan blur tanpa tambahan lensaSemakin banyak data, hasil image processingnya akan semakin bagus. Seperti kata bang david, 5 tahun sangat memungkinkan utk hp bisa mengalahkan miroless. Tapi saya berpikir mungkin kurang dari 5 tahun malah
- Wajar si david banyak rezeki dalam dunia youtube. Secara cara penayampai an nyaaa detil dan gampang bangeet buat di mengerti
- Terima kasih David sudah menjelaskan secara singkat padat dan jelas dalam satu video, keluh kesah saya sebagai fotografer menjelaskan kepada orang orang yang bilang "mending kamera hp", bahwa kalo tiap produk itu punya fungsinya masing-masing
- bikin best Mirrorless camera dongg kakk!
- Selama ukuran sensor masih segitu2 aja mah, klaim "bersaing dengan mirroless" itu cuma halusinasi dan marketing gimmick aja :))
- Kamera hp itu ada post-processing dari software, trus ada bantuan AI, Depth sensor, LIDAR dll.Kamera SLR mentahannya aja udah oke, krn sensornya emg gede. Plus lensanya juga bisa difokuskan ga kayak lensa kamera hp
- Satu satunya kekurangan mirrorless itu ada di ppi layarnya yang masih rendah dibanding ppi layar hape, tapi ini bisa diatasi dengan cara jadikan layar hape kek sony xperia XZ premium 4k sebagai remote.
- kesimpulan akhir menurut gue:Kamera Smartphone: Foto yang dihasilin adalah foto yang siap pakai. Bisa diupload ke sosmed tanpa perlu banyak editing. Masih bisa diedit sih, tapi editnya ga fleksibel dan biasanya cenderung agak kaku hasil editannya, karena hasil kamera smartphone itu langsung dikompres sama softwarenya. Bagus kalau hanya untuk sekedar sosmed.Kamera DSLR / Mirrorless: Foto yang dihasilin cenderung apa adanya, sehingga biasanya perlu tahap editing. Tapi ini juga tergantung dari settingan kamera, krn kamera skrg umumnya udah punya fitur built-in editingnya (atau picture profile) buat yg butuh hasil cepet tanpa banyak post-process editing. Kamera ini juga punya fleksibilitas editing tinggi buat yg pengen fotonya masuk post-process editing.Klo diliat dari "lensa profesional" sampe kapanpun, kamera smartphone ga akan pernah bisa gantiin peran kamera DSLR / Mirrorless, karena dari fisikpun ga akan pernah bisa mendekati apalagi nyamain.
- Selama mayoritas kameramen profesional masih menggunakan dslr/mirrorless untuk kebutuhan kerjanya, itu berarti teknologi dslr/mirrorless masih lebih unggul daripada hape
- Sy setuju, masih banyak fitur2 yg dimiliki kamera mirror less dibanding kamera hp.
- Entah kenapa tiap review apapun kalimat2 yg di ungkapin mas david terasa berkelas,enak di telinga ,mantap ttep sukses mas
- Untuk orang awam/kasual, kamera HP udah lebih cukup. Tapi utk profesional atau enthusiast, tetep harus pakai DLSR/Mirrorles, karna butuh RAW nya utk post production.
- Sayangnya beberapa mirroless dan DSLR entry level ketika keluar penerusnya ada yang tidak terlalu beda. Mirip Intel jaman dulu. Sensor sama, tidak di-apa2in biar walau sensor sama tapi beda. Prosesor sama. Entah bedanya apa. Ditengah serangan handphone, orang dengan harga beberapa juta, pilih hp / kamera, malah buat2nya santai2. Harusnya kerja keras seperti Nvidia dan AMD yang baru. Jadi walau harganya hanya beberapa juta, setelah beberapa tahun keluar baru, ya sensor baru, iso naik 1 step, prosesor baru, kecepatan fps jangan lah (itu buat harga yang lebih mahal), resolusi naik dikit. Sehingga di masa sebelum keluar flagship baru, kamera beberapa juta ini sudah banyak yang bisa mengalahkan flagship puluhan juta. Tentu saja akan ada flagship baru yang lebih keren lagi harga puluhan juta seperti ketika EOS M mengalahkan / setara EOS 5D Mark II dalam kualitas gambar. Dalam semua hal menang EOS M, kecuali ada bug AF itu. Dan juga mungkin daya tahan terhadap lingkungan foto yang kurang ok, seperti di hutan dll, itu buat yang mahal saja gpp. Mirip Geforce 750Ti mengalahkan 8800 ultra. Lalu yang aneh CMIIW, ndak ada kamera mirorless dan DSLR yang pakai computational photography untuk meningkatkan kualitas foto. Kalau AF sudah. Jadinya ketika kita mau moto benda diam ada 2 pilihan: old school, iso terendah, f agak kecil, terus ditunggu lama sekali. Atau pakai komputational photograhy, foto 100x + HDR+ Enchanced. Kelemahan hp ada satu lagi resolusi. Ini maksudnya yang default / setelah pixel binning. Rata-rata hanya 12 mpx. SLR paling jelek rata2 18 mpx dulu, sekarang mungkin sudah 24 mpx, perkecualian A7SIII. Secara kualitas gambar kalau terkondisi EOS M bisa setara Redmi Note 7. Bedanya satunya 12 mpx, satunya 18 mpx. Kalau ndak terkondisi, EOS M 1 detik bisa 5 foto raw only. Redmi Note 7 dengan Gcam Mod HDR+ Enchanced dan 100 frame number, 1 foto butuh beberapa detik motonya, lalu belasan detik prosesnya, itupun buffernya cuma satu kalau di 100x. Kalau gerak2 ya asal dikit masih bisa gcamnya. Kalau banyak untung2an. Tapi kalau dalam beberapa detik banyak even ya habis sudah redmi note 7. Kemudian di redmi note 7, pakai pelindung lensa, setelah beberapa bulan jadi buram. Harus ganti pelindung lensa yang baru. SLR tetep selalu tajam. Yang mungkin smartphone lebih baik adalah kit lens SLR itu ujungnya (bukan tengah) agak buram, smartphone tajam seluruh gambar seperti prime lens. Entah saya salah dimana kok beberapa bulan selalu buram? Semoga bermanfaat.
- Yang APSC a6ribuan series pun masih bagus dibanding kamera HP, secara simplifynya saja hp unggul, gampang sharing dan sudah ada mode nya masing2 tanpa perlu mendalami settingan foto, tapi sekarang di mirrorless sudah banyak pake NFC sama wifi kok, juga gampang buat kirim berbagi foto, terlebih kamera pasti bisa kreasikan foto lebih banyak dengan pilihan lensa yg juga banyak
- Saya hobi fotografi, dari hampir sekitar 5 tahun lalu sudah menggiati dunia fotografi, saya rasa memang kamera gabisa di samakan dengan kamera ponsel, karena memang beda, foto pakai kamera lebih proper, sedangkan foto pakai ponsel lebih ke hasil instan, kamera saya DSLR CANON dengan beberapa lesa yg saya punya, hasilnya memang lebih variatif dengan beberapa lensa yg berbeda, untuk ponsel kebetulan saya pake Iphone 11, hasil fotonya memang bagus, untuk video juga gakalah bagus, saya akuin foto pakai iphone 11 saya merasa puas, belakangan ini saya lagi ber-experimen untuk membuat project foto by phone, entah itu foto prewedding ataupun genre foto lainnya.
- Satu hal yg paling penting untuk dipelajari, Yg penting itu Ukuran Sensor Bukan Resolusi, karena semakin besar ukuran sensor semakin banyak Photon/cahaya yg dapat ditangkap, dan kedalaman Dynamic range yg didapat
- Suka sama reviewnya bang david. Selalu informatif. Selalu keren dan enak ditonton. Sukses terus bang David. Semoga channel saya bisa sesukses Bang David. Berguna bagi semua org.
- prefer ke dslr/mirrorless. kalo diedit, kualitas foto masih bisa dibilang sangat layak posting.ditambah lagi detail yang didapat dari jepretan dslr/mirrorless lebih dapet, jadi kesan dari jepretan lebih nampak
- Ga heran sih David subs nya gede. Cara penyampaian nya easy listening banget suksess terus broh!!
- Awalnya saya pikir juga gitu sih, kamera HP sekarang bagus-bagus... tapi tetep aja susah buat nyaingin hasilnya Mirrorless / DSLR... Jangankan lawan Mirorrless A7c / A7III dgn Lensa GM yang harganya waw... Kamera HP vs A6000 pake Lensa 35mm aja belom tentu menang... Pas di HP nya sih kelihatan bagus, tapi pas udah masuk PC buat di edit gitu kerasa banget kekurangan dari kamera HP...
- Aku berharap segera ada produsen smart phone yg bisa naruh sensor fullframe berukuran besar kayak mirrorles di smartphone nya....
- Yap, selama ukuran sensor masih segitu-gitu aja, ga bakalan bisa ngalahin kualitas gambar kamera sesungguhnya.Kalau pun suatu saat nanti sensor kamera HP udah bisa bersaing sama sensor kamera sesungguhnya, masih ada yang nomer 2, yaitu pilihan lensa.Pernah liat beberapa review yang nguji "kamera mahal + lensa murah" vs "kamera murah + lensa mahal", kualitas gambarnya menang yang "kamera murah + lensa mahal".Jadi untuk smartphone sendiri kalau emang mau ngalahin kamera sesungguhnya, selain tantangan di sensornya, juga ada tantangan di bagian lensa.Kesimpulannya, masih sangat sangat sangat jauh buat kamera HP bisa bersanding atau bahkan ngalahin kamera sesungguhnya.
- Kalau hp kelebihannya CompactMudah mentransfer fileRinganKalau kamera mirrorles hasil gambar bagusKualitas oke punyaSensor besarTerlihat seperti fotografer profesionalPadahal gakTapi kalau mau transfer file harus ada USB dan harus ada kartu sd
- I Love the way you explain! Clear, fast, and simple!
- Bang buat video HP yg paling worthly di budget masing-masing dong
- Aku setuju sih sama Bang David. Menurutku kamera HP performanya belom bisa nyaingin kamera profesional. Karena HP kan lebih compact. Cuma boleh aja punya iPhone 12 Pro buat ngonser karena gak boleh bawa kamera ke dalam venue kan? :P
- Kalo buat saya yang belum mampu beli alat2 fotografi yang muahallllllll, kayaknya HP dengan kamera mumpuni udah cukup membantu. Hemat, simpel, dan balik lagi yang terpenting skill dan teknik fotografi.
- Menurut ku, Smartphone itu, fungsi nya bukan untuk foto, melainkan Multi fungsi.Kalo kamera DSLR/ Mirorless di khususkan untuk foto.Sensor Vivo V50 pro yang gede itu aja, masih jauh Ama sensor Full frame DSLR
- Tambahan bang David, kamera hp tajem nya karna sharpness. Jd kalo di-zoom agak kurang, kalo kamera Sony, tajem karna informasi yg didapet, jadi lebih natural
- Iya bang, gua udh ada Huawei P30 Pro, emg enak sih kalo pake hp udh ada AI yg bakalan maksimalkan hasil foto jadi lebih wahTapi, pas coba beli Sony ZV-1, ternyata hasil foto kamera lebih tajem, sampe belakangnya, dan warnanya lebih real, tapi emg PRnya kudu ngedit manual sihJadi, ya sesuai kebutuhan waelah
- Kamera hp kayak DSLR Kamera hp kayak teleskop Kurang greget kalau cuman kaya DSLR
- walaupun in video iklan terselubung, tp sangat amat setuju sih dengan pernyataan bang david.. ap lg kamera dengan interchangeable lens. seni memilih lensa dan memotret jd berasa bgt.. walaupun ngerepotin.. hehe..
- Makasih bang infonya, but klo melenceng dari tema hati gw ttp A7III sih d banding A7C karena yahh panjang lah wkwk banyak keluhan d channel luar, but gw yakin 2-3 generasi kedepan A7C 2/3 nantinya bakal sesuai sama iming"nya fullframe "terkecil"
- Bandingin pengalaman gaming iphone 12 sama dslr juga dong bang david
- Selama hp tidak menambah fitur yang berhubungan dengan fisik(ukuran sensor), mekanisme(lensa yang dpt diganti) sy pikir tetap tidak akan menyaingi kamera profesional.
- Kamera smartphone meski sensornya kecil tp benar2 dioptimalkan.. Coba klo mirrorless yg sensornya lebih besar dioptimalkan seperti kamera smartphone pasti hasilnya gila bgt
- ingat pepatah dari darwis triadi ( fotografer profesional ) : " sampai kapanpun kamera smartphone tidak bisa menyaingi kamera dslr. "
- Kalo cuma di monitor komputer atau di liat dari layar HP mungkin ga terlalu keliatan bedanya, tapi setelah dicetak ukuran 10R aja dah keliatan banget bedanya, dari warna yg kaya kartun, terus detail foto dan bintik noise ditempat gelap akan keliatan banget kalo foto pake HP. makannya kadang ada orang yg tanya kenapa setelah di pindah ke komputer atau dicetak ko hasilnya jelek ya padahal pas di HP bagus
- Smartphone: by softwareMirroles/DSLR: by hardware
- 7:16 Sistem stabilisasi: 5 axis In Body Optical Image Stabilization... biasanya utk Sony hanya disebut IBIS (jadi ga ada kata Opticalnya :D). Utk merk Fuji: OIS (Optical Image Stabilization), Canon: IS (Image Stabization), Nikon: VR (Vibration Reduction). Fungsinya sama aja.
- Sebelum nonton video ini pun aku tetep yakin kalo kamera DSLR maupun mirrorles tetap yg terbaik ketimbang kamera smartphone secanggih & semahal apapun smartphone nya.
- Kira2 kalau hasil foto ip 12 pro sama canon M200 kira2 kliatan ga ya bedanya (buat foto produk)? Slama ini pake ip 12 pro kepengen beli kamera biar hasil fotonya lebih profesional
- Akhirnya bang David ngewakilin perasaan kamera gw yg suka dibandingin sama kamera hp mid-range emak-emak yang suka kondangan.
- pertanyaan ini udah ada sejak lama sebenernya, bukan baru-baru ini aja. Saya juga udah ngejelasin kurang lebih seperti yang bang david jelaskan(terutama poin pertama), tapi beberapa nanggepinnya seolah nggak percaya, tapi setelah ada video ini mungkin pikiran mereka bisa jadi lebih terbuka tentang teknologi kamera

Baca Juga

Yuk pasang ...
"Kalender Indonesia Lengkap"

Artikel Lainnya